Warna Dasar dan Turunannya

by | Jun 18, 2021 | 0 comments

kreasa.id – Dalam berbagai karya seni, warna menjadi elemen penting dari sebuah objek yang ditampilkan. Warna ditujukan untuk menampilkan efek cahaya yang dapat membangun atau mewakili suasana hati. Warna juga merepresentasikan jarak, perspektif dan jenis atau karakter dari sebuah objek.

Kehidupan tanpa warna apa rasanya? dunia tanpa warna apa jadinya? Sehingga dapat dikatakan bahwa warna sangat erat hubungannya dengan manusia.

Lalu apa sebenarnya definisi Warna?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2007), warna adalah kesan yang diperoleh mata dari cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda yg dikenainya. Sedangkan para ahli mendefinisikan warna sebagai kumpulan dari pigmen-pigmen.

Dalam perkembangannya, ternyata warna yang ada sebagai warna dasar dapat menghasilkan warna baru dengan teknik pencampuran. 

Menurut Teori Brewster (1831) dan Nugraha (2008), warna terbagi ke dalam empat jenis yaitu warna Primer, Sekunder, Tersier, dan Netral.

  • Warna Primer 

Adalah warna dasar yang tidak dihasilkan dari pencampuran warna. Warna dasar menjadi warna utama yang digunakan untuk menghasilkan warna lainnya.

Warna primer terdiri dari warna merah, kuning, dan hijau. 

  • Warna sekunder 

Disebut juga sebagai warna kedua yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer.

Contoh warna sekunder yaitu hijau (hasil pencampuran dari warna biru dengan warna kuning), kemudian warna jingga (hasil pencampuran dari warna merah dengan warna kuning), dan warna ungu (hasil pencampuran warna merah dengan warna biru).

  • Warna Tersier

Merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran warna primer dengan warna sekunder atau singkatnya hasil dari pencampuran 3 warna.

Contoh warna tersier adalah warna coklat (hasil pencampuran antara warna merah dengan warna ungu), warna ungu kebiruan (hasil pencampuran warna ungu dengan warna biru), dan warna hijau kebiruan (hasil pencampuran warna hijau dengan biru) dan begitu seterusnya.

  • Warna Netral

Berfungsi sebagai warna penyeimbang yang dihasilkan dari campuran ketiga warna primer dalam proporsi 1:1:1.

Dalam sistem warna cahaya aditif, campuran menghasilkan warna putih atau kelabu. Sedangkan dalam sistem warna subtraktif pada pigmen atau warna cat akan menghasilkan coklat, kelabu, atau hitam.

Setelah menyimak penjelasan di atas, teman Kreasa pasti penasaran kan mau mencoba langsung praktik membuat pencampuran warna sendiri?

Selamat mencoba 🙂

SHARE IT

You May Also Like

Julukan Kota di Indonesia

Julukan Kota di Indonesia

kreasa.id - Berdasarkan Kepmendagri 050-145 Tahun 2022, bahwa jumlah wilayah administrasi pemerintahan dan pulau di seluruh Indonesia sebanyak 34 Provinsi, 416 Kabupaten, 98 Kota, 7.266 Kecamatan, 8.506 Kelurahan, 74.961 Desa dan 16.772 Pulau. Sehingga sesuai...

Gelombang Bunyi

Gelombang Bunyi

kreasa.id - Hai teman Kreasa, tahukah kamu bahwa suara yang kita dengar berasal dari sebuah gelombang? Ya, suara yang terdengar oleh telinga kita merupakan hasil daripada gelombang bunyi. Apa itu definisi bunyi? Bunyi adalah hasil dari getaran yang merambat di udara...

Pesawat Sederhana

Pesawat Sederhana

kreasa.id - Hai teman Kreasa, siapa yang peranh mendengar pesawat sederhana? apa yang teman-teman bayangkan? Pesawat ini bukanlah pesawat terbang ya, melainkan benda yang berhubungan dengan alat bantu manusia. Secara definisi, dikutip dari Kemendikbud, Pesawat...

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *